HUBUNGAN NYERI, PERAN KELUARGA, DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN PASCA OPERASI SECTIO CAESARIA DI RUANG KEBIDANAN RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2015

  • Ruwayda Ruwayda Poltekkes Kemenkes Jambi
Keywords: Mobilisasi Dini, Nyeri, Peran Keluarga dan, Peran Petugas Kesehatan

Abstract

Pada pasien pasca operasi section caesaria harus melakukan mobilisasi dini karena mobilisasi
dini dapat mempercepat penyembuhan pasca operasi dan mencegah komplikasi pasca
operasi.Pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien pasca operasi section caesaria di Ruang Kebidanan
RSUD Raden Mattaher Jambi belum sepenuhnya dilakukan sesuai dengan tahapan seharusnya, sehingga
hal ini mengakibatkan terjadinya perpanjangan hari rawat lebih dari 3 hari.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross Sectional yang bertujuan
untuk mengetahui gambaran dan hubungan antara variable independen yaitu nyeri, peran keluarga dan
peran petugas kesehatan dengan variable dependen yaitu pelaksanaan mobilisasi dini pasca operasi
section caesaria.penelitian ini dilakukan di Ruang Kebidanan RSUD Raden Mattaher Jambi dengan
jumlah sampel sebanyak 35 responden.
Hasil analisis diketahui sebagian besar responden tidak melaksanakan mobilisasi dini 18
(51,4%), responden dengan keluhan nyeri berat sebanyak 15 (42,8%), responden mendapat peran yang
kurang baik dari keluarganya sebanyak 18 (51,4%), dan responden mendapat peran petugas kesehatan
yang kurang baik sebanyak 26 (74,3%). Berdasarkan analisis bivariat, variable nyeri didapatkan Pvalue=0,001 (P<0,05), variable peran keluarga P-value=0,004 (P<0,05), dan variable peran petugas
kesehatan P-value=0,007 (P<0,05).
Dapat disimpulkan dari hasil uji statistik bahwa terdapat hubungan antara nyeri, peran keluarga
dan peran petugas kesehatan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca operasi section caesaria di
Ruang Kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi Tahun 2015.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-10-27