Hubungan Pengetahuan Bidan dengan Pengisian Partograf di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Meja Tahun 2016

  • Ika Murtiyarini Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Nurmisih nurmisih Poltekkes Kemenkes Jambi
Keywords: Partographic knowledge and filling

Abstract

Abstrak

Latar Belakang: Partograf merupakan alat bantu untuk memantau kemajuan kala satu persalinan dan informasi untuk membuat keputusan klinik. Partograf merupakan alat untuk mencatat informasi berdasarkan observasi, anamnesis dan pemeriksaan fisik ibu.Data persalinan di Puskesmas Pondok Meja sebanyak 370 orang namun hasil observasi terhadap pengisian partograf di wilayah kerja Puskesmas Pondok Meja masih ada pengisian partograf yang belum lengkap sesuai dengan standar operasional.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pengisian partograf. Populasi adalah seluruh bidan berjumlah 30 orang dengan sampel diambil secara total population. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner oleh bidan di desa wilayah kerja Puskesmas Pondok Meja yang meliputi studi dokumentasi partograf dan pengetahuan bidan tentang pengisian partograf. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat melalui uji statistic chi square.
Kesimpulan: Hasil penelitian diketahui dari 30 responden sebanyak 16 (53.3%) responden memiliki pengetahuan yang rendah dan sebanyak 15 (50%) responden pengisian partografnya tidak lengkap dan diperoleh nilai p value 0.017 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pengisian partograf.

Abstrack

Knowledge of Midwives with Partographic Filling in the Village Working Area of ​​Puskesmas Pondok Meja Year 2016 Bacground:Partografs are a tool to monitor the progress of one birth and information to make clinical decisions. Partograf is a tool for recording information based on observation, anamnesis and physical examination of mother. Data of delivery at Pondok Meja Health Center is 370 people but result of observation to partograf filling in working area of Pondok Meja Community Health Center still filling partograf not yet complete according to operational standard.
Methode: This study uses cross sectional approach, which aims to know the relationship of knowledge with partograf filling. The population is all midwives totaling 30 people with samples taken in total population. Data collection through questionnaires by midwives in the village of Puskesmas Pondok Meja working area which included study of partograph documentation and midwife knowledge about partograf filling. Data analysis was done by Univariat and Bivariat through chi square statistic test.
Conclusion: The result of the research is known from 30 respondents 16 (53.3%) have low knowledge and as many as 15 (50%) of respondents filling partografnya not complete and obtained p value 0.017 so it can be concluded there is a meaningful relationship between knowledge with partograf filling.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-11-01